Sort Link

Tuesday, February 4, 2014

Ekspedisi Waterfall edisi Batu Dinding

sedikit banyak sebuah judul tulisan dapat mempengaruhi animo pembaca untuk mulai membaca sebuah tulisan, begitu juga dengan postingan saya kali ini, namun tanpa mencoba memberikan cerita hambar dan kosong, tulisan ini sedikit banyak memang menggambarkan sesuai dengan judulnya...hehe..

okay, sebelumnya saya bercerita mengenai latar belakang tentang EKSPEDISI.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia menyebutkan:
ek·spe·di·si /├ękspedisi/ n 1 pengiriman surat, barang, dsb; 2 perusahaan pengangkutan barang; 3 Huk salinan yg sama bunyinya (tt vonis atau akta); 4 perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yg kurang dikenal; 5 Mil pengiriman tentara untuk memerangi (menyerang, menaklukkan) musuh di suatu daerah yg jauh letaknya

dapat juga samakan dengan perjalanan kafilah, yaitu melakukan perjalanan dengan tujuan-tujuan tertentu.
atau tapak tilas dari sebuah rangkaian perjalanan atas orang terdahulu yang telah melakukan perjalanan tersebut.

Tagasnya ekspedisi itu adalah perpindahan dari satu tempat ketempat lain.
begitulah sumber yang saya dapatkan dari Yahoo Answers.

berdasarkan pengertian diatas, maka ekspedisi yang saya maksudkan disini adalah melakukan perjalanan dengan tujuan tertentu dan rangkaian perjalanan atas orang terdahulu yang telah melakukan perjalanan tersebut.

mengapa saya jabarkan begitu adalah karena pada dasarnya perjalanan yang kami lakukan bukanlah perjalanan baru, tentunya sudah pernah dilakukan oleh banyak orang. nah, ini saatnya kita balik ke cerita inti.

Berlatarbelakang dengan hobby dan kebiasaan jalan-jalan saya dan teman-teman, sebelumnya juga beberapa dari kami sering melakukan perjalanan sendiri, kami tanpa sengaja dan direncanakan mencetuskan ingin melakukan perjalanan bahari, melintasi hutan, menjelajahi sungai, dan mencapai kepuasaan batiniah *ceileh..., ketika sudah bertekad, maka kami lanjutkan dengan impelementasi. mulai dari mencari info sebanyak-banyaknya dan seakurat-akuratnya, hingga ke persiapan personal. syarat penting yang kami pertimbangkan adalah perjalanan harus dapat ditempuh dalam 1 hari, secara anggota yang bersumbangsih terdiri tidak hanya dari kaum pria, namun juga wanita.

saat ini target kami adalah air terjun, yang ternyata ketika kami mengumpulkan info, air terjun di Riau ini tidak bisa dikatakan sedikit, dengan medan yang berbeda dan sensasi yang berbeda pula.

Sip, kami berangkat ditargetkan Sabtu jam 8 pagi, walau saat itu pagi sedang gerimis manja unyu gitu. namun tak menghalangi niat awal kami. Ngaretnya waktu ngumpul tidak perlu dijelaskan disini karena ngaretnya gak pakek bentar...wkwkwkwkw...

sekitar pukul setengah 10 kami bertolak dari Check Point kami di rumah saudara kami, Ijal. perjalanan kami menggunakan 2 kendaraan roda 4, dengan kecepatan maksimum sekitar.....ah sudahlah... anggota yang berangkat bukan sekitar 10 orang, tapi memang 10 orang.
mereka adalah Ricky, Robby, Putra, Ijal, Bowo, Kurnia, Awe, Nessa, Yayay...eh, kok cuma 9 orang ya? mari kita ulang lagi, mereka adalah Ricky, Robby, Putra, Ijal, Bowo, Kurnia, Awe, Nessa, Yayay,.....nggggg, masih 9 orang...coba kita cek di photo dulu :

Kiri ke Kanan : Bowo, Ricky, Ijal, Abrar, Kurnia, Robby, Putra, Awe, Nessa, Yayay

dan, berdasarkan photo di atas, saya lupa mengakumulasikan saya ke dalam sistem perhitungan, wkwkwkwk....*abaikan* dan abaikan juga apa yg ditenteng awe, ya....nasi makan siang...


setelah menempuh perjalanan dari Pekanbaru menuju arah Lipat kain, dengan jam karet sekaret-karetnya kami sampai sekitar waktu dzuhur. untuk info mengenai lokasi Batu Dinding, silahkan main-main ke website citennya di sini, kliknya di sini, yang ini yaaa...ini nih (klik saya).

Bukti Nyata Kalo ini Desa Wisata
akhirnya setelah dag dig dug dueeer...dan menitipkan kendaraan di rumah warga sekitar yang telah memasang plang jasa parkir, kami siap-siap meluncur ke lokasi tujuan.

di sinilah kami titipin mobilnya, *spellingnya abaikan*
sebelum mulai petualangan kodak-kodak dululah kita yaaaa.....

anggota bukan berkurang, tapi lagi markirin mobil

abang-abang yang tadinya markirin mobil

takut kenak marah, saya masukin juga orang terakhir :p

okay, kita lanjutkan alkisahnya setelah memasukkan photo pra hutan. setelah proses penitipan mobil, maka kita akan melalu perjalanan naik turun, masuk hutan untuk menuju air terjun yang kita tuju, oleh karena itu jikalau anda dan kamu ingin mencoba rute ke Batu Dinding ini, saya sarankan untuk menggunakan alas kaki yang tangguh, karena sendal jepit atau sepatu gaya gak akan keren klo dibawak ke sini apalagi pas musim hujan, beeuuuuhhh...bisa-bisa jadi atlet senam tanah kuning di perjalanan nantik.

klo belum percaya, biarkanlah citra bercerita dan berbicara tentang faktanya, ciaaat :

ada pendakian

ada juga penurunan

ada hutan nan ditebang

ada jembatan jugaaaakkkk!!!

ya perjalanan yang kita lalui ini lumayan menguras keringat, tapi fun dan asyik, karena alamnya tu men, pecccaaaaah banget...kadar oksigen yang dihasilak oksigen ini, bikin kita nyaman, kita bakal ngerasain klo petualangan, bahasa kerennya adventure, itu adalah perjalanan yang bukan lahiriah aja, tetapi juga batiniah. kenapa gitu? karena kita yang sehari-harinya disibukkan dengan aktifitas mencari nafkah, butuh sebuah refreshing, yang berarti bukan beristirahat di rumah, tetapi memberikan istirahat kepada pikiran. melihat yang ijo-ijo gitu bikin mata yang sehari-harinya melihat layar komputer menjadi rileks..

sebelum sampai ketujuan, kita bakal dikasih penyemangat nih, bayangin aja men, kita bakal nemuin sungai kecil yang jernih beribu-ribu kali lipat dari sungai siak #eh

wuiiihhh, jerniiiih....

daaaaaaaan jangan lupa, ketika kita lelah melakukan perjalanan, jangan sungkan-sungkan untuk beristirahat, sambil photo-photo pastinya, karena ketika kita memaksakan tubuh yang sudah lelah, maka akan berdampak tidak baik nanti nya.

tidak jauh dari sungai tadi, kita akan menemukan plang yang bakal memberikan kita info 

baca infonya, sekalian kodak-kodakan


nah, perjalanan yang akan kita lakukan bakal sedikit banyak kembali menguras tenaga. buat yang cewek, klo capek biar abang gendong adek sampe ke air terjun.....eeeeaaakkk....
dan jika kita bepergian dengan tim, jangan egois, ingat klo kita pergi bersama, di jalan juga bersama, sampai sama-sama, pulang juga sama-sama.

tidak lama, kita bakal menemukan sungai lagi, nah di sungai ini, kita dapat memilih jalur mana yang akan kita tempuh untuk menuju air terjun, pertama dengan menyusuri sungai, kedua dengan kembali melewati jalan tanah yang menanjak lumayan curam dan turun lumayan terjal.

kali ini kami memilih melalui menyusuri sungai, biar kek di film-film petualangan gitu. licinnya batu, derasnya air sungai justru membuat semakin seru ketika sedikit demi sedikit kita mendengar simfoni dari air jatuh dari ketinggian. semakin keras bunyinya maka semakin dekat kita dengan lokasi, dan inilah yang dibilang kaka jebraw, PEEUUUCCCCAAAAHHH!!!

air jatuh rame-rame

gak lengkap rasanya jikalau tidak menyeburkan diri ke dalamnya. tapi diam-diam aja ya, saya tidak bisa berenang, apalagi ngapung, untungnya Kurnia bawak pelampung, hehehehe... di bagian lingkar area air terjunnya, kedalamannya bisa dikatakan invisible, karena gak keliatan, wkwkwkwkwk...tapi kita tetap bisa main-main kok, liatin aja nih si Ricky sama awe sudah menclok di seputaran air terjunnya

mereka curang!!

serius kami bahagia!!


dijamin gak bakal sedih klo dateng ke sini, palingan miris aja ngeliat sampahnya...I love Indonesia!
klo dihitung-hitung total waktu yang kita gunakan untuk sampai ke air terjunnya, dari checkpoint di awal tadi, sekitar 45 menit, sudah include istirahat selama jalan.

nah, jika hari sudah menunjukkan jam 3 atau jam 4, segeralah berkemas dan bergegas untuk menempuh perjalanan kembali, soalnya hari sudah mulai menuju gelap, tau kan hutan klo malam kek mana?! apalagi jika stamina kita sudah terkuras selama main di air terjun, kita bakalan banyak istirahat selama perjalanan pulang. so, kita harus gunakan waktu seefisien nya men...

dan, akhirnya kita sudahi petualangan kita di Batu Dinding ini, sebelumnya kita kodak-kodak duluuuuu!!!

kombinasi bahagia, letih, dan nagih

oke, siiiipp...

kita pulang lagi men...soalnya masih banyak air terjun yang harus kita bertamu dengannya....

MARKIPUL!!!


nantikan destinasi waterfall berikutnya!!!

baca juga blog si Kurnia ttg Batu Dinding di sini