Sort Link

Monday, February 28, 2011

Logo Rumah Langit ( Eksperimen 1 )

ini adalah logo pertama yang saya design untuk persiapan dan perancangan untuk pembuatan segala pernak pernik untuk Rumah Langit. untuk saat ini, masih dilakukan tahap seleksi design, dengan mengharapkan kritik dn saran dari para anggota komunitas. setelah nantinya dilakukan beberapa ekseperimen, maka akan diambil sebuah keputusan bersama. untuk penjelasan logo silahkan baca selengkapnya :


logo rumah dengan gabungan huruf singkatan dari dua kata, Rumah dan Langit, R dan L. menggambarkan sebuah kesatuan antara anggota komunitas pria dan wanita di bawah satu atap. dikelilingi warna biru menggambarkan setiap anggota komunitas adalah para serdadu yang sanggup mengejar mimpi setinggi langit sekalipun. *agak lebay :p

Sunday, February 20, 2011

G [tu7uh] IT (semarak Ultah ITSA ke 3)


inilah wujud kebersamaan daripada mahasiswa tingkat akhir generasi tujuh jurusan informatika dari politeknik caltex riau, menyemarakkan perayaan ulang tahun ITSA (jurusan IT) yang ketiga di Argopuro. fusion dari para leader Rumah Langit dan Rumah Kardus. semoga akan lebih indah ketika nantinya mengenakan toga bersama. amin. :)

Thursday, February 17, 2011

Si Merah Legendaris Meraih Pensiunnya

demam futsal telah lama menaungi atmosfer Indonesia, khususnya pekanbaru, spesifiknya adalah lingkungan sekitar saya. dan saya tidak pernah ketinggalan untuk menikmati setiap lapangan futsal yang baru berdiri. bermula dengan telanjang kaki, hingga meminjam sepatu orang lain. seakan tidak peduli dengan yang terjadi dengan kaki, futsal akan tetap berlanjut. tidak peduli itu pagi, siang, bahkan malam. dan tidak menghiraukan itu jauh atau pun dekat. begitulah efek magis bola sepak yang digandrungi kaum adam.

sepatu futsal adalah salah satu daya tarik paling kuat dalam pelengkap dari penampilan pemainnya. berbagai model dari brand terkenal hadir, begitu juga dengan kualitas, mulai dari original hingga KW2. karena sepakbola dan fashion seolah sudah menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi. tetapi itu hanya bagi mereka yang mempunyai kelebihan rezeki untuk dapat total di dalam hal satu ini. namun bagi yang mencari kesenangan dan tidak selalu berkelebihan, untuk dapat bermain saja itu adalah sebuah nikmat. fashion dan style belakangan.


sepatu buluk di atas adalah sepatu futsal kesayangan yang kini sudah harus pensiun dari lapangan rumput sintetis plus karet. lahir pada bulan pasca Ramadhan di tahun 2009, lebih tepatnya adalah oleh-oleh yang diberikan oleh seorang sahabat saya yang baru pulang liburan dari liburannya di Bandung. walau sebelumnya saya juga mendapatkan sepatu dari seorang sahabat yang lain, tetapi ukurannya terlalu besar. dan sepatu merah inilah yang paling sinkron dengan ukuran kaki dan kenyamanan di bagian kaki saya. bersamanya telah melewati banyak partai, banyak tackle, banyak passing, dan banyak goal.

bagi saya yang sangat sulit untuk menyisihkan rupiah untuk mendapatkan sepatu futsal idaman, maka ketika seorang sahabat memberikannya, maka akan sangat berharga. ketika si merah mulai menunjukkan kerentaannya, maka saya mulai memperhatikannya, memperbaikinya. namun, apa daya, jumlah partai yang terlampau banyak dan agresifitas saya yang overload menyebabkan mau tidak mau, si merah harus mengundurkan diri dari nikmatnya bunyi dentuman tembakan kaki kananku. terimakasih si merah, telah hadir dan menemani kaki kanan dan kaki kiriku untuk berlaga, tidak membiarkan si kanan dan si kiri berjuang sendirian menghadapi tingginya tensi di lapangan futsal. entah sudah berapa banyak lapangan futsal engkau jajaki, dan sudah berapa banyak eksplorasi yang kita lakukan bersama. akan sangat sulit bagiku menemukan penggantimu, karena saya tidak mampu membeli penggantimu. :p

dengan atau tanpa si merah, lapangan futsal akan terus memanggil, entah harus beralih dengan meminjam atau pun mulai mengumpulkan sedikit demi sedikit rupiah untuk membeli yang baru, panasnya suasana di lapangan futsal akan terus berkobar. dan si merah akan selalu menjadi Si Merah Legendaris bagiku, sepatu futsal kesayanganku yang kudapatkan dari pemberian sahabat. semoga akan ada lagi yang memberikan sepatu futsal untukku. :p
amiiiiiiiiiiiin.

Bunda Linda (Catatan Ringan Guru Masa SLTP)

terinspirasi dari blog bunda di sini, membuat saya sangat menggebu untuk kembali flashback ke masa pra remaja. karena Bunda adalah salah seorang guru favorit semasa saya masih bergelut dengan masa-masa labil khas puberitas. walau beliau tidak mencapai tiga tahun menjadi guru ilmu pasti untukku dan teman-teman, tetapi bagi saya tetap beliaulah guru matematika saya nomor satu. tidak hanya sebagai guru matematika saja, saya mengagumi beliau sebagai sosok ibu dan pendidik karena beliau juga menjadi salah satu wali kelas saya :D. bagaimana beliau sanggup bertahan dengan gelagat dan tingkah laku anak-anak yang haus perhatian di masa puberitas, salah satunya saya, adalah sesuatu yang sangat luar biasa. menghadapi banyak anak dengan banyak tingkah laku yg berbeda-beda adalah sebuah perjuangan lahiriah dan batiniah yang sangatlah luar biasa sulitnya :p



pertemuan terakhir dengan beliau adalah ketika beliau akhirnya duduk di pelaminan, di sebuah daerah di daerah sumatra barat tempat beliau berasal, dekat dengan peternakan kuda dan posisinya yang berada di dataran tinggi mengharuskan kami mendakinya ketika menghadiri momen besar dalam hidup beliau. untuk berikutnya saya hanya menerima kabar dari teman-teman yang tidak pernah berhenti berkomunikasi dengan beliau.

akhirnya bertemu kembali dengan beliau lewat berkah hadirnya jejaring sosial yang sedang marak menghiasi dunia Internet. dan syukurnya, beliau ternyata tidak pernah melupakan setiap cerita dengan anak-anak didiknya dahulu, bahkan hingga ke cerita-cerita bagian terkecilnya sekalipun. tidak hanya saya, tetapi keluarga saya juga mengenal beliau dengan baik. bahkan hampir dengan semua siswa yang pernah menjadi murid didikan beliau, dan saya yakin hingga saat ini beliau tetap menjadi guru yang dilabeli dengan prediket tenaga pendidik teladan pilihan no.1 :D

saya masih mengingat dengan jelas bagaimana saya dengan mudahnya berhasil membuat beliau marah dan kesal, yah, sepertinya bakat saya yang satu ini tidak pernah hilang sampai saat ini. :p
mungkin saya juga tidak pernah sempat untuk mengucapkan maaf untuk semua kenakalan masa pra remaja dahulu. tetapi maaf rasanya terlalu kecil untuk diucapkan kepada bunda yang satu ini, sepertinya bukti nyata dari perwujuddan mimpikulah yang akan menjadi permohonan maafku. :)

dengan laskar-laskar mungilnya, beliau siap membentuk generasi muda Islam yang akan menjadi cendikiawan dunia, yang akan mampu menjadi pemimpin di segala bidang kehidupan. sempat terlontar kalimat ku pada beliau tentang mimpi kecilku yang terdalam..

"menaklukkan piramid, menggapai eifell, bersujud di Mekkah"

kami selalu membutuhkan doa dan sharing pengetahuan dari mu bunda...sampai kapan pun itu. :)
tetap menjadi bunda bagi para serdadu dan laskar baru Islam, bund... ^^

Wednesday, February 16, 2011

The Mechanic (Thesignbro)

Berkah Sidang

posting kali ini adalah berkat rekomendasi sobat dari zaman matrikulasi di awal perkuliahan di politeknik caltex riau, Wilfi Adli, silahkan cek beliau via facebook dengan tinggal klik nama beliau. terinspirasi ketika kami sedang menghiasi koridor lantai tiga prodi komputer dalam rangka menjadi rekanan bagi sahabat-sahabat yang sedang menempuh masa sidang proposal. selain membiasakan dengan suasana sidang yang mencekam dan menegangkan, kami juga bermaksud untuk berbagi cerita ketika dimulai dari persiapan hingga finishing.


untuk hari ini, kami dari dua kelas yang berbeda menguasai koridor di lantai tiga, karena jadwal hari ini didominasi dari kelas kami, TI A dan TI B. dari dua sesi yang berlangsung pukul 9 pagi dan dilanjutkan dengan sesi kedua pukul 10. utusan dari kelas kami hari ini adalah teman-teman saya, Elsya Nurul Aini dan Septada Putra.
cerita kali ini adalah tentang berkah yang kami dapatkan dari "ikut berperan" dalam tahap warming up hingga finishing teman-teman untuk sidang proposal. "Inilah berkah sidang", begitulah sebait kalimat yang terlontar dari mulu Wilfi Adli, yang akrab disapa baja. spontan kami pun sepakat dengan perkataan beliau, dikarenakan kami masing-masing telah menggenggam sepotong roti, semangkok kecil puding, dari snack yang berlebih dari sidang saudara seperjuangan kami, Ilham Safar. setelah saudara kami ini selesai berbenah, kami melanjutkan "pertolongan" ke pasca sidang dari yuyun, ternyata beberapa serdadu telah dengan sigapnya mengkudeta seperangkat kue yang terpaketkan dengan kotak berukuran kotak sepatu. naluri predator ternyata telah tertancap dengan manisnya di hati masing-masing para rekanan sidang proposal. anggap saja hitung-hitung upah telah menjadi sahabat setia selama sidang, walau hanya komat-kamit di luar ruangan sidang. bukan hanya berdoa, tetapi justru berceloteh ringan, atau sekedar terkaget-ria dengan koleksi baru dari seorang sahabat kami yang bertitle, "aye". penutupan sidang di hari ini diakhiri dengan saudara kami, Septada Putra. walau sudah dihibahkan oleh seorang dosen sekotak kue, rasanya tetap kurang bagi jiwa-jiwa yang haus akan pertarungan memperebutkan sepotong kue.

namun sobat, inti dari sikap barbar kami bukanlah sekedar menghabiskan kue-kue peninggalan yang masih layak makan, tetapi lebih dari sekedar itu. bagaimana seorang sahabat tidak hanya diucapkan secara lisan, tetapi bagaimana sahabat membuktikan nilai persahabatan, ada di saat momen penting. tahukah anda jikalau hal yang paling mahal dimiliki seseorang salah satunya adalah waktu. berarti waktu yang disisihkan seseorang untuk diberikan kepada orang lainnya adalah wujud sebuah sosialisasi tingkat satu.

Tuesday, February 15, 2011

3 Hati 2 Dunia 1 Cinta

sebuah film yang memberikan banyak inspirasi buat penontonnya, saya yakin itu. selain diakrenakan bukan film horror semi porno yang sekarang sedang marak di bioskop tanah air, film ini juga memiliki pesan yang kuat dan jelas yang ingin disampaikan kepada penontonnya. terbukti dengan terpilihnya film ini sebagai "Film Terbaik" di FFI 2010. Mizan Production tidak pernah berhenti menghasilkan film-film berkualitas. setelah sebelumnya "Emak Ingin Naik Haji". cerita tentang Rosid, Delia, dan Nabila. diadaptasi dari Novel Populer karya Ben Sohib, "The Da Peci Code" dan "Rosid dan Delia". berikut sedikit sinopsis cerita bagi teman-teman yang belum menyaksikan film nya.








Seorang pemuda muslim. Seorang gadis katolik. Will they live happily ever after?

Rosid, pemuda muslim yang idealis dan terobsesi menjadi seniman besar seperti WS Rendra. Gaya seniman Rosid dengan rambut kribonya membuat Mansur, sang ayah, gusar karena tidak mungkin bagi Rosid untuk memakai peci. Padahal peci—bagi Mansur—adalah lambang kesalehan dan kesetiaan kepada tradisi keagamaan. Bagi Rosid, bukan sekadar kribonya yang membuatnya tidak mungkin memakai peci, melainkan karena Rosid tidak ingin keberagamaannya dicampur-baur oleh sekadar tradisi leluhur yang disakralkan

Delia, seorang gadis katolik berwajah manis, kepincut pada sosok Rosid. Tentu saja ini hubungan yang nekad . Rosid dan Delia adalah dua anak muda yang rasional dalam menyikapi perbedaan. Tapi orang tua mana yang rela dengan kisah cinta mereka. Maka mereka pun mencari cara untuk memisahkan Rosid dan Delia. Jurus Frans dan Martha, orang tua Delia, adalah dengan mencoba mengirim Delia sekolah ke Amerika. Berbeda lagi dengan Mansur. Ia berupaya menjinakkan Rosid dengan meminta nasihat Said, sepupunya yang ternyata tega menipunya

Muzna, ibunda yang sangat dihormati Rosid, pun turun tangan. Sang Ibu dengan bantuan Rodiah, adik suaminya, menjodohkan Rosid dengan Nabila, gadis cantik berjilbab yang ternyata mengidolakan Rosid, sang penyair. Memang, cinta Rosid dan Delia begitu kuat, tapi sekuat itu juga tantangannya. Selain perbedaan agama ternyata ada beban psikologis yang harus dihadapi jika mereka meneruskan hubungan itu hingga ke ikatan pernikahan. Berhasilkah mereka bersatu dalam ikatan perkawinan? Memang nasib cinta tak ada seorang pun yang tahu

disadur dari : 21cineplex

Jenis Film :Drama
Produser :Putut Widjanarko
Produksi :Mizan Production
Homepage :http://www.film3hati.com
Rating LSF :Remaja (teenage)
Durasi :100

Pemain :Reza Rahadian, Laura Basuki, Arumi Bachsin, Ira Wibowo, Robby Tumewu, Henidar Amroe,Rasyid Karim, Zainal Abidin Domba,Jay Wijayanto
Sutradara :Benni Setiawan
Penulis :Benni Setiawan

tidak salah ketika saudara lelaki tertuaku memberikan novel "The Da Peci Code" untuk saya nikmati ketika mengisi liburan sambil menjaga sebuah warnet. akhirnya novel ini menjadi sebuah fillm yang memberikan banyak pesan yang sangat kuat untuk menjadi bahan pikiran kita. antara sisi komedi, roman, dan drama nya sangat kuat dan balance.

Monday, February 14, 2011

Cerita di 14 Februari

maaf, ini bukan postingan untuk ber-valentine, yang notabane nya tidak masuk dalam prinsip hidup saya, silahkan baca postingan saya sebelum postingan ini tentang valentine's day. karena postingan kali ini adalah murni tentang cerita atau kejadian yang terjadi pada saya di hari yang panas dan melelahkan ini. benar sekali, ini tentang "Sidang Proposal's Day" saya yang dilaksanakan atau diselenggarakan pada hari ini betepatan dengan hari Senin, dan esok hari adalah hari libur nasional.

bermula dari dini hari, saya mencoba memejamkan mata untuk membawa jiwa saya dalam mimpi yang indah, sekitar pukul setengah satu dini hari, lebih cepat dari hari biasanya, karena saya harus bangun pagi untuk mempersiapkan diri. setelah seharian mencoba memahami kembali proposal yang hari ini akan di ujikan, seharusnya mata ini akan dengan cepatnya membawa saya ke alam bawah sadar. namun, bayangan pagi yang akan menjadi perjuangan mempertahankan proposal membuat saya lebih sedikit susah untuk terbuai dan terbang ke alam mimpi. jantung terkadang berdegup dengan cepat selayaknya beat dari lagu bergenre RnB. tetapi memang dasarnya saya adalah tukang tidur, maka tidak lama kemudian saya sudah memasuki alam bawah sadar.

bernajak sekitar pukul setengah empat dini hari saya terjaga, karena sebelum tidur saya telah meniatkan dalam hati, memohon Sang Khalik untuk membuat saya terjaga pukul setengah empat, selain untuk merefresh pikiran dalam kesunyian, saya juga sudah meniatkan diri untuk menyaksikan partai Big Match di Lega Calcio, Juventus vs Inter Milan, walau hanya menyaksikan babak kedua, tetapi sudah sangat menghibur, dan hasil akhir tetap keunggulan untuk Juventus yang di babak pertama berhasil menyarangkan bola melalui pemain barunya yang berasal dari Cagliari, Matri. tidak lupa saya coba mengisi dini hari itu dengan sholat malam, memohon kemudahan dan kelapangan untuk menghadapi sidang nantinya. kemudian sambil menunggu waktu subuh tiba saya coba cari kesibukan, dan saya memilih kesibukan yang salah, dan sangat fatal, karena saya memilih menyibukkan diri dengan bantal di atas kasur. membawa saya terlelap kembali dalam sekejap.

kembali terjaga pada pukul tujuh kurang, saya segerakan mengejar ibadah subuh, sudah sangat terlambat memang, tetapi kewajiban tetap harus di laksanakan, biarlah Allah yang memutuskan menerimanya atau tidak. melihat jam masih menunjukkan pukul tujuh pagi saya kembali bercengkrama dengan bantal dan kasur saya yang dibalut dengan alas berwarna dominan merah, dengan corak beruang bermain bola. :D
saya mencoba memanjakan diri saya sekitar satu jam lagi, walau tidak tidur total, tetapi sangat membuai. hingga tepat pukul delapan saya memulai aktivitas pertama saya, menguap. kembali menghidupkan komputer saya yang diberikan nama, technobro, sekejap memeriksa kejadian di dunia nyata dan di dunia maya. sambil berangsur-angsur beranjak ke kamar mandi untuk membuat diri ini sedikit lebih bersih. :p

jam setengah sembilan saya telah mengenakan setelan manis, yaitu baju putih yang merupakan baju turun temurun dari jaman ayahanda saya muda, baju putih sakral, dipadukan dengan celana hitam pinjaman sahabat saya Billy Kurniawan.(ntar aku balikin bill :) ). kemudian sedikit bersiap-siap dengan materi yang akan dipresentasikan, saya coba kembali menenangkan diri. dan si pacar datang untuk menemani saya membeli lima kotak kue dan lima kotak minuman. untuk dipersiapkan pada sidang nantinya. pukul sembilan saya, bersama pacar tentunya, telah berangkat ke kampus, diiringi juga dengan sahabat-sahabat sekelas saya yang selalu setia menemani. Bonny mengambilkan kunci di ruang dosen, dan sekitar pukul setengah sepuluh saya telah siap menghadapi kritik dan saran serta tegangnya suasana sidang, walau hanya sidang proposal. kemudian, sang pembimbing saya tiba, yang menyarankan saya mulai memanggil pembimbing satu per satu, dimulai dari lokasi kantor terjauh. -____-"
dan ternyata penguji 2 saya sedang meeting, saya dahulukan memanggil penguji 1 dan penguji 3. dan semua sudah berkumpul di lab jaringan yang dialihfungsikan menjadi ruang sidang. setelah lama menanti, dan pembimbing saya juga telah mencoba menghubungi sang penguji 2, ternyata hingga pukul setengah sebelas lewat, yang berarti limit waktu menyisahkan setengah jam lagi, sang penguji tetap berhalangan hadir. positif sidang saya ditunda, dan para penguji bersama pembimbing sepakat melanjutkannya pukul tiga sore ini. karena akan ada jadwal sidang selanjutnya setelah saya, si Bonny, yang di jadwal dimulai pukul 11. apa daya, saya coba memastikan kepada semua penguji bahwa sore pukul tiga akan diadakan sidang untuk proposal saya. dan saya lebih memilih menghabiskan waktu untuk menemani si Bonny sidang.

pukul setengah satu saya dan teman-teman kembali ke peraduan, kontrakan Rumah Langit tercinta, untuk menghabiskan waktu sambil menunggu pukul tiga. saya coba untuk mempercepat waktu dengan tidur. dan sangat efektif.pukul dua seperempat saya berangkat kembali bersama Arifzal yang juga ingin melanjutkan niat baiknya untuk bimbingan. sebelumnya saya menyisihkan uang untuk membeli minuman kecil untuk para juri di ruang sidang. :)
akhirnya pukul tiga tiba, saya mulai memanggil satu per satu dosen penguji, ternyata bapak penguji 2 ada di tempat, bahagia tentunya, kemudian penguji 3, telah siap (semoga anak ibu cakep kek saya ya buk :) ), pembimbing saya dua-duanya dapat hadir, sungguh bahagia, oh iya, penguji 1 belum, saya coba panggil ke ruangan...............
KOSONG!! argh!!
dengan panik saya mulai menghubungi via telepon genggam, ternyata tidak diangkat, begitu juga yang dilakukan dengan dosen penguji 2 dan pembimbing saya, masih juga belum diangkat, walau akhirnya diangkat. ternyata beliau terlupa, dan bergegas untuk hadir di ruang sidang. jika di postingan ini saya menceritakannya dengan singkat, tapi percayalah, dalam kejadian nyatanya akan terasa seperti sekitar 3 jam. akhirnya para wajib hadir telah lengkap dan sidang pun dimulai, dengan dibuka oleh pembimbing 1 saya yang terbaik. :D (semoga bapaknya baca :p )
proses sidang tidak perlu saya rincikan secara detail, karena hampir sama dengan sidang-sidang lainnya, penguji bertanya dan memberikan kritik dan saran, pembimbing membantu dengan cara masing-masing. dan akhirnya, kurang dari satu jam saya telah mendapatkan hasilnya. alhamdulillah wa syukurillah, saya dapat melanjutkan untuk masuk ke pembuatan produk. sungguh bahagia yang tidak perlu diungkapkan lagi. terima kasih kepada sahabat-sahabat yang dengan setia menemani, untuk orang tua saya yang tidak henti-hentinya berdoa, untuk si pacar yang sms nya memberikan dorongan semangat yang berbeda. dan untuk Allah yang menunjukkan kebesarannya untuk hambaNya yang belajar bersabar.

ya hari ini sepertinya titik yang menjadi loncatan untuk melakukan start memulai sebuah babak baru, bukan hanya liburan. tapi lebih dari pada itu, sebuah titian menuju penghujung bangku perkuliahan akan saya mulai dari saat ini. dan tidak ada valentine untuk 14 Februari, yang ada hanyalah banyak kisah untuk kita renungkan dan kita mulai untuk melakukan sesuatu yang lebih baik. syukran ya Allah.

Sunday, February 13, 2011

Valentine's Day

berhubung hari ini tanggak 13 Februari 2011, dan kemaren adalah tanggal 12 Februari 2011, sebulan yang lalu tanggal 13 Januari 2011, tahun depan 13 Februari 2012, dan esok adalah 14 Februari 2011, yang banyak digadang-gadangkan sebagai hari kasih sayang dengan tajuk rencana "Valentine's Day", maka hati kecil saya tergelitik geli dan meringis untuk sekedar berceloteh menanggapi yang katanya adalah momen untuk mengungkapkan kasih sayang dengan orang terkasih. dan postingan kali ini tidak berbau sara, berbau racism, apalagi berbau sampah. karena ini murni pandangan pribadi saya yang telah menerima inputan wireless via telinga dari berbagai sumber sejak saya mulai puber beberapa hari yang lalu. :p


dan ini sedikit banyak inputan yang saya terima via wireless mata. :D
dikutip dari mazmuzie

The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day :
“Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Other experts connect the event with one or more saints of the early Christian church. Still others link it with an old English belief that birds choose their mates on February 14. Valentine’s Day probably came from a combination of all three of those sources–plus the belief that spring is a time for lovers.”

Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama–nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998).

The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.

Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha Tinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.

Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).

Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).

Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

Saudaraku, itulah sejarah Valentine’s Day yang sebenarnya, yang seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan “kasih sayang”, lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?.

Bila demikian, sangat disayangkan banyak teman-teman kita remaja putra-putri Islam yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Padahal Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabnya” (Al Isra’ : 36)

ini adalah sedikit inputan yang saya searching via mbah gugel.

jika pandangan pribadi saya diperkenankan, jelaslah boleh, kan di blog pribadi saya :p , ..
bagi saya valentine's day yang marak dirayakan adalah budaya ikut2an, tanpa kita tahu sejarah dan asal muasalnya. faktor gengsi dan pergaulan adalah salah satu faktor yang mendorong hal ini terjadi. oleh karena itu banyak faktor yang menjadikan seseorang memberikan cokelat pada seseorang sebagai ungkapan sayangnya. secara logika, bukankah seharusnya setiap harinya kita harus saling berkasih sayang antar sesama makhluk? bukan hanya dengan "seseorang" kan?! tetap kembali ke pribadi seseorang menyikapi dan berpikir serta bertindak cerdas terhadap yang terjadi di lingkungan tempat hidupnya, apakah ingin terbawa dengan keadaan, ataukah lebih bersikap cermat akan sesuatu hal yang berbau prinsipil.

bagi saya bukanlah suatu yang "wah" dengan 14 Februari, bukanlah sesuatu yang harus dirayakan, bukanlah sesuatu yang harus di spesialkan, tetapi 14 Februari sama dengan hari-hari dan tanggal-tanggal lainnya, dimana kita harus mengoptimalkan ikhtiar dan tawakal kita untuk mendapatkan ridho Allah dan ridho kedua orang tua untuk kebahagiaan dunia dan juga kebahagiaan yang hakiki di akhirat kelak. namun, di tahun ini 14 Februari akan menjadi berbeda bagi saya, karena di hari ini adalah Sidang Proposal untuk Tugas Akhir saya. bukankah ini momen yang lebih penting ketimbang ber-pink-ria dan ber-cokelat-holic, :D
persetan, ups, dengan valentine valentine-nan, bukan saya sekali.(tranlate : ga gw banget!). saya punya sesuatu yang penting buat masa depan saya, dengan persiapkan materi, perluas pengetahuan, tingkatkan ikhtiar dan tawakal, memanage mental. karena 14 Februari adalah "Sidang Proposal's Day" :p
doakan saya ya teman-teman, tiada berkah tanpa limpahan doa dari teman2 :)

Friday, February 11, 2011

Kisah Futsal dan Bokong

banyak kaum lelaki begitu menggilai dan menggemari bermain futsal. ya, salah satu melampiaskan hasrat untuk bermain bola yang tidak pernah kesampaian di lapangan rumput nyata. niatnya pengen seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Oktovianus Maniani. tapi apa daya, itu hanya tinggal mimpi saja. tetapi dengan adanya olahraga futsal, seolah-olah "Dreams Come True", dan sepakbola jadi milik kita semua. :D

futsal seakan jadi menu wajib tiap minggunya. dengan bermodalkan uang saku, dan jumlah teman yang mencukupi, maka futsal sudah bisa dinikmati. bahkan menjadi sebuah keharusan untuk bermain futsal minimal sekali seminggu. begitu pula dengan pandangan saya. mempunyai tim futsal atau teman bermain futsal yang rutin akan sangat membantu ketika kita sudah sangat berhasrat untuk dapat menyalurkan nafsu bermain sepakbola.

okay, sedikit prolog saya rasa sudah cukup untuk menceritakan tentang relasi yang cukup kuat antara saya (mewakili kaum lelaki) dengan futsal. oleh karena itu, mari kita lanjutkan ke bagian penting dari cerita singkat yang sebenarnya tentang futsal dan bokong.



setiap pemain futsal memiliki tipe yang berbeda-beda tergantung dari fisik setiap pemain dan cara bermainnya. begitu juga dengan saya, yang merupakan tipe penghancur. tidak hanay pada PES saja saya akan melakukan sliding, tetapi juga pada realita pada lapangan hijau namun sintetis. kenapa begitu? ya karena badan saya yang mungil dan tergolong pada kondisi imut-imut memaksa saya tidak mengandalkan kekuatan dan ukuran badan dalam merebut bola. tetapi harus lebih mengandalkan kecepatan dan kemampuan melakukan tackle. karena tidak semua orang dapat melakukan hal keras yang terkadang dituduh kasar.

hampir pada setiap pertandingan yang saya lakoni, walau pertandingan persahabatan, rata-rata tackle saya lebih dari 10 dalam durasi satu jam. semakin tinggi tensi pertandingan, maka akan semakin tinggi statistik jumlah tackle yang saya lakukan.

dan kisah tentang bokong ini terjadi ketika pada sebuah pertandingan persahabatan dengan tim yang dikenal dari teman dan teman. kali ini teman sparing sangat berkelas, skill tinggi, determinasi diatas rata-rata, kerjasama tim sangat eksplosif, dan merupakan lawan yang berat. pertandingan berlangsung seimbang dengan possession hampir seimbang. dan ketika kewalahan menghadapi serangan, giliranku untuk tampil. satu, dua, tiga tekel mulai meluncur berhasil mematahkan serangan. dan semangatku pun semakin memuncak, seakan di puncak kenikmatan. hingga pada suatu momen terjadilah suatu kejadian yang mengubah keadaan, keadaan pribadi tentunya. ketika sebuah serangan datang dari sebelah kanan pertahanan kami, dan memang harus dihentikan dengan sebuah tackle maut, maka dengan sigap saya meluncurkan senjata andalan saya. dari jarak sekitar 5 meter, saya mulai mengambil ancang-ancang untuk menyarangkan tackle ke arah bola, dan........
"BERHASIL!!"
namun sayang sekali, terjadi sebuah kesalahan ketika melakukan posisi tackle, ketika penyelamatan indah selesai dilakukan, ternyata oh ternyata, bagian bokong kembar terasa sakit merasuk kedalam dan memuncak ke bagian ubun-ubun. AAARRRGGGHHHHH!!!!
ternyata bagian bokong sebelah kanan tertarik, menyebabkan sakit yang tidak kepalang tanggung. namun, agar kesan keren tidak hilang saya tahan dengan paksa, walau tertatih-tatih untuk berlari, sedikit demi sedikit saya mulai memperbaiki setelan dasar dari posisi bokong. mungkin sebagian dari para pembaca yang juga pernah bermian futsal dan pernah mengalami hal ini, akan tahu bagaimana rasa sakitnya. dan cenat cenut nya berlangsung selama pertandingan berlangsung hingga saya pulang ke peraduan. seperti embeyen, seperti susah baung air besar.

ternyata usaha untuk menyembunyikan rasa sakit itu berhasil, hingga saat ini tak seorang pun mengetahui kesakitan di bagian penting itu. :p

Sidang Proposal dan Sensasinya

perlahan tapi terus melangkah, hari telah membawa satu per satu teman-teman seperjuanganku melewati masa sidang proposal. ya, baru sidang proposal, belum seminar hasil, juga belum sidang akhir. masih banyak alur yang harus kami lewati yang jikalau kita hitung dalam hitungan kalender, untuk tahap demi tahap tersebut memberikan asa yang sangat tinggi untuk dapat meniti kesuksesan, kesuskesan kecil dalam langkah besar hidup kita. namun, ketika kita melaluinya, maka waktu itu hanya sekejap, bahkan terasa kurang, 24 jam sehari terasa sangat-sangat-sangat kurang.



dengan menemani satu per satu temanku melewati masa sidangnya, semakin meningkatkan degupan jantung ketika berpikir dan mengkhayal waktu untuk giliranku akan tiba, ya tidak lama lagi, terhitung saat ini, tinggal tiga hari lagi, satu, dua, dan tiga, tibalah waktu untuk mempetanggungjawabkan usaha beberapa bulan ini. semangat yang sempat menurun, kini meningkat perlahan dengan sensasi yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. selain semester juga sudah berakhir, masa liburan yang bisa dikatakan bukan momen liburan lagi akan menghampiri, tetapi yang ada di benak saat ini adalah melewati hari Senin besok ini dengan membawa hasil yang menggembirakan.
tanpa harus memperpanjang mimpi, mulai saat ini mulai meningkatkan frekuensi dan intensitas serta kualitas dari ikhtiar dan tawakal. kemudian kita saksikan saja hasilnya.
mohon doanya... :)

Monday, February 7, 2011

Pagi Tidak Pernah Sama

mari kita buat dunia hari ini tersenyum manis dengan ikhtiar dan tawakal kita!

pagi ini seperti beberapa pagi sebelumnya, lebih memilih sedikit lebih lama di tempat tidur, setelah seharian kemaren menghabiskan stamina pikiran untuk berhadapan dengan banyak orang dengan perut kosong untuk belajar mengendalikan dan menguasai diri. setelah seharian dipenuhi oleh rencana-rencana dan masalah-masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan. hari Minggu paling berat dari pada hari Minggu sebelumnya. karena harus berangkat pagi-pagi dan pulang malam-malam.

dan hari ini, saya harus mulai menata dan mengumpulkan semangat yang menguap dalam beberapa hari ini, berusaha mengatur mood, menguasai tempo hidup, dan kembali ke jalur jalan untuk merintis kesuksesan. ya, setiap kita mempunya jalur kesuksesan masing-masing.



besok adalah awal dari hari-hari terakhir di semester 7 ini, setelah harus menghadapi pembelajaran tiga mata kuliah, berhadapan dengan dosen pembimbing selama satu semester, berurusan dengan bagian keuangan kampus, menikmati hidangan di kantin de pipe, dan menjelajahi beberapa acara kampus, sekedar menyaksikan kesibukan mahasiswa tingkat satu, dua, dan tiga dengan rutinitas kuliah yang padat,tugas yang menumpuk, dan akan diakhiri dengna projek semester yang menguras segala sumber daya yang kita miliki. kami telah melewati masa-masa itu, jujur terkadang kembali merindukan momen-momen seperti itu, degupan jantung yang berpaju dengan bunyi detik pada jam dinding yang kini sudah mulai kehabisan tenaga baterainya untuk sekedar bergerak mengelilingi porosnya.

bukan lebih ringan, tapi justru semester ini terasa lebih berat karena kami harus lebih fokus berhadapan dengan Tugas Akhir yang mempengaruhi jalan menuju dunia luar. semakin di penghujung semester, maka pikiran dan degup jantung pun akan semakin keras berfikir ke tiket terakhir mengakhiri kuliah D4 dengan manis.

dan pagi ini seperti yang tidak pernah kita bayangkan, selalu menyimpan cerita yang berbeda hingga esok hari, kenapa harus kehilangan semangat? toh selalu ada kejutan dari setiap harinya. :)
dan hari ini, tugas pertama adalah mengumpulkan semangat dan mood untuk dapat belajar dan memahami konsep dari mata kuliah Artificial Intelligence.

Sunday, February 6, 2011

Cerita Di Penghujung Semester

"cerita ini tidak akan pernah berhenti hingga tinta terakhir sekalipun"

tidak perlu saya sebutkan tanggal dan jam berapa saya posting kan?! :p
ya karena memang sudah ada pemberitahuan dari blogger, sehingga saya bisa lebih konsentrasi untuk menunpahkan realitas dunia fikiran saya ke dalam posting kali ini. posting kali ini diinspirasi oleh suasana menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) yang akan berlangsung pada tanggal 8 Februari nanti. walau untuk semester kali ini terasa begitu singkat, namun penghujungnya akan terasa sedikit melambat. kali ini saya ingin berbagi mengenai kilas balik satu semester ini, tapi kali ini bukan tentang posting tips dan trik menghadapi ujian, tapi lebih ke kisah yang telah dilewati selama satu semester ini.



mari kita menyelam ke dalam mesin waktu, mencoba membongkar muatan cerita ke belakang, sedikit flash back hampir sekitar empat bulan yang lalu.

ini adalah semester ganjil, semester pertama di bangku kuliah bagi yang baru berubah status dari siswa menjadi mahasiswa, dan semester ganjil terakhir (amin!) bagi angkatan 2007 seperti saya dan teman-teman. semester ini seperti biasa selalu diawali dengan pertemuan prodi dengan mahasiswa, deskripsi dan tanya jawab mengenai rentetan jadwal dan sistem yang akan berlangsung selama perkuliahan satu semester ke depan. bagi kami mahasiswa tahun terakhir, ini adalah momen-momen yang telah kami lewati sebelumnya. Namun, ada yang berbeda pada semester kali ini, karena untuk mahasiswa tingkat akhir akan diadakan pertemuan tambahan untuk membahas mengenai sistem penyusunan Tugas Akhir serta penyuluhan mengenai mata kuliah legendaris. kenapa saya katakan legendaris? ya ini adalah sebuah pendayagunaan hak mengatakan sesuatu yang dimiliki setiap manusia untuk mengeluarkan aspirasi dan pendapatnya. :p
legendaris karena mata kuliah Supervisi adalah mata kuliah yang menjadikan kita seseorang yang dapat membagikan ilmu langsung kepada teman-teman mahasiswa secara tatap muka. walau terkadang hanya sebagai pendamping dosen, tapi pengalaman paling ajaib, yang akan pastinya kita ingat sepanjang cerita hidup kita. bagaimana kita dapat memposisikan diri menjadi orang yang "duluan tahu", bagaimana bersikap terhadap rekan mahasiswa junior, dan sosialisasi rasa hormat dan respect kepada dosen. ini adalah mata kuliah yang akan menjadi legenda dalam bagian hidup kita.

pertemuan di awal semester menyisakan gregetan untuk melewati masa pengajuan judul, revisi judul, bimbingan dengan dosen pembimbing TA, kejar-kejaran dengan deadline naskah proposal, serta pertengkaran batin antara malas dan semangat. kuliah tidak lagi rutin seperti semester-semester sebelumnya. mata kuliah tidak lagi sepadat semester-semester sebelumnya. jauh lebih sedikit, jauh lebih rileks. dan yang pastinya, projek semester tidak ada lagi pada semeser ini. Projek semester yang selama ini menjadi sebuah fokus nomor satu ketika di penghujung semester, tidak lagi kami jumpai, momen-momen menguras tenaga, fikiran dan semangat seperti dulu berubah perhatian ke arah persiapan naskah dan produk untuk Tugas Akhir.

Bahasa Indonesia, Interaksi Manusia dan Komputer, serta Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan). adalah cerita yang akan menghiasi memori semester tujuh. Bahasa Indonesia, mata kuliah yang menjadi mata kuliah umum, kembali membongkar ingatan-ingatan lama di masa status siswa di bangku sekolah. namun, pembahasannya lebih difokuskan untuk membantu dalam penyusunan laporan tugas akhir. kemudian IMK, mata kuliah yang memang telah disajikan secara tersirat dalam setiap mata kuliah yang sebelumnya, bagaimana lahirnya sinkronisasi antara human dan machine. kesesuaian antara manusia dan komputer dilihat dari aspek-aspek yang menjadi landasan dasar menciptakan sebuah produk. dan AI, mata kuliah yang menjadikan seseorang "menyatu" dengan mesin atau perangkat. bagaimana sistem kerja pada makhluk hidup dapat diimplemtasikan pada mesin, sehingga peran manusia sebagai pengambil keputusan dapat terbantu atau bahkan tergantikan oleh mesin. ya kurang lebih saya tangkap seperti itu. :)

kuliah yang hanya dua kali seminggu, kemudian jadwal bimbingan, dan rutinitas kampus lainnya tidak sampai memenuhi jadwal 5 hari kami ke kampus. Malas? sepertinya penyakit yang paling abadi menimpa setiap orang, begitu juga dengan mahasiswa tingkat akhir yang waktunya lebih banyak kosong yang diperuntukkan, sebenarnya, untuk menyelesaikan Tugas Akhir.

akhir semester ini terasa begitu dramatis, karena jadwal sidang proposal sudah dideklarasikan, persiapan naskah dan persiapan dalam aspek mental dan psikologis serta faktor lainnya. walau tidak ada lagi cerita projek semester, tetapi tetap di penghujung ini membuat jantung mulai lambat laun berdegup lebih kencang.

lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman seperumahan, lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer, walau lebih sering untuk sekedar browsing, lebih sering kuliner malam hari, atau bahkan lebih sering tidur. ya ini adalah sepenggal cerita dari semester ini. menjadi Supervisor dari para Junior untuk mata kuliah yang justru menjadi momok selama ini, ditambah pula dengan harus menyebrang ke Prodi tetangga, kegiatan kampus yang sudah lama ditinggalkan, berbagi sepotong "kisah" yang tidak akan pernah habis, atau hanya sekedar bermain futsal, ping pong, PES, atau bahkan menonton film? itulah part-part kecil dari cerita semester tujuh. ini adalah cerita umum yang saya alami bersama teman-teman sekampus, sejurusan, dan sekelas. dan tentunya masing-masing kami punya cerita unik yang berbeda sesuai dengan pameran utama pada tiap cerita.

bolak balik kampus untuk menyelesaikan design katalog kampus, menghabiskan waktu malam dengan sotosop ria, bekerja tanpa lagi memilah-milah jenisnya asalkan dapat menghasilkan selembar rupiah, meninggalkan rumah hampir selama tiga bulan walau sebenarnya rumah berjarak setengah jam paling lama dari kontrakan, memikirkan pinjaman dan hutang di sana-sini karena pasak lebih besar daripada tiang, menjadi orang yang tidak dihargai, ditabrak motor, dan berbagai kisah lainnya. adalah rentetan empat bulan yang terjadi pada semester ini yang saya alami pribadi. dan cerita tidak akan pernah berakhir hingga selesainya semester ini.

bagaimana dengan ceritamu teman?

Saturday, February 5, 2011

Membuat Bootable CD/DVD

Pengen punya bootable CD atau DVD Operating System Windows sendiri??? Gampang aja, kalian tinggal buat sendiri menggunakan aplikasi software Nero. Kalian bisa membuat bootable CD/DVD Windows 2000, Windows XP, ataupun Windows Vista. Dalam tutorial ini saya menggunakan software Nero ver. 8.3.1.2 dan mencoba membuat DVD Windows XP sebagai contoh.

1) Persiapan
Apa aja sih yang dibutuhkan untuk membuat bootable CD/DVD Windows???
- Software Nero harus sudah diinstal di komputer kamu tentunya.
- Back up-an dari ISO atau CD/DVD asli Windows 2000/XP/Vista.
- File “boot.ima” (download disini)
- Minimum tersedia 1GB free space hard disk untuk membuat CD bootable
- Minimum tersedia 4GB free space hard disk untuk membuat DVD bootable

2) Langkah-langkah



1. Buat sebuah folder dengan nama OS di hard drive kamu.
(saya menggunakan hard drive C:\ dalam contoh ini)

2. Setelah itu buat 2 buah folder dengan nama BOOT dan ROOT.

- Copy file boot.ima yang sudah kamu download tadi ke folder BOOT.
- Copy semua file beserta folder-folder dari CD/DVD (atau extract ISO) Windows XP ke folder ROOT.

3) Jalankan/Run “Nero Burning ROM”


Jalankan aplikasi Nero Burning ROM kamu, lalu pilih salah satu dari pilihan CD atau DVD sesuai dengan disk bootable yang ingin kamu buat. Karna akan membuat DVD bootable, saya memilih DVD tapi jika kamu mau membuat CD bootable maka pilih option CD.


1. Setelah memilih option DVD, lalu pilih option “DVD-ROM (Boot)” yang ada di menu sebelah kanan.
(jika kamu akan membuat CD bootable, maka kamu pilih option “CD-ROM (Boot)”)

2. Pilih/clik button Image file, Setelah itu clik tombol browse.

3. Setelah mengclik tombol browse, lalu pilih file boot.ima yang ada di folder C:\OS\BOOT\boot.ima.
4. Check “Enable expert settings (for advanced users only!)”.
5. Atur “Kind of emulation:” menjadi “No Emulation”.
6. Atur “Load segment of sectors (hex!):” menjadi “0000” (nol nol nol nol).
7. Atur “Number of loaded sectors:” menjadi “4” (empat).

Setelah mengatur settingan di tab Boot, sekarang kita setting tab ISO.


1. Biarkan settingan “File system” tetap “ISO 9660 + Joliet”.
2. Atur “File name length (ISO)” menjadi “Max. of 31 chars (Level 2)”.
3. Atur “Character Set (ISO)” menjadi “ISO 9660 (standard ISO CD-ROM)”.
4. Check semua “Relax restrictions”.

Setelah mensetting tab ISO, clik tab Label untuk mensetting nama disk bootable.


1. Silahkan beri nama CD/DVD bootable kamu sesuai dengan nama yang kamu inginkan. Saya memberi nama DVD bootable yang saya buat dengan Fauzi WinXP SP3 sebagai contoh.

Setelah mensetting nama bootable CD/DVD yang kamu inginkan, clik tab Burn.

Di tab Burn ini kamu dapat mensetting kecepatan burn/membakar CD/DVD sesuai dengan yang kamu inginkan. seperti pada gambar Tab Burn dibawah ini.


1. Check “Write”.

2. Atur “Write speed” menjadi “Maximum”.

3. Atur “Number of copies” menjadi “1” (satu).

4. Setelah itu clik tombol “New”.

4) Memulai Pembakaran/burn CD/DVD Bootable
Setelah meng-clik tombol New tadi kamu akan masuk ke tab ISO1_DVD – Nero Burning ROM seperti gambar di bawah ini.


1. Select all semua file yang ada di folder “C:\OS\ROOT” kemudian drag/tarik ke “ISO compilation panel” (seperti gambar di samping).

2. Setelah men-drag semua file yang ada di folder “C:\OS\ROOT”, clik tombol “Burn”.

Kamu akan masuk kembali ke tab Burn setelah mengclik tombol Burn tadi.


1. Verify/periksa kembali tab Boot, tab ISO, tab Label, dan tab Burn yang sudah disetting tadi, jika ada yang terlupa.

2. Clik tombol “Burn” untuk memulai pembakaran/burning.

Setelah menekan tombol Burn maka proses pembakaran/burning pun dimulai.

Proses Burning


Tunggu hingga proses burning selesai, dan kamu akan punya CD atau DVD operating system Windows 2000/XP/Vista sendiri.

Thursday, February 3, 2011

Cara Memperpanjang Kabel USB

Selama ini kita dibingungkan bagaimana cara memperpanjang kabel USB yang default nya 1 meter. Padahal terkadang kita  membutuhkan kabel USB yg panjang. Secara idealnya apabila kita ingin memperpanjang kabel USB maka akan banyak noise (gangguan/pelemahan) sinyal yang berjalan didalam kabel USB tersebut.

Bahan yang diperlukan pastinya kabel USB dan kabel UTP panjangnya sesuai dengan kebutuhan, asal jgn lebih dari 100 m.

Pertama-tama potong kabel USB jadi dua, kayak di gambar ini :


Trus siapin kabel UTPnya
Nah sekarang kuncinya disini :
cara nyambungin kabel USB sama kabel UTP adalah:
UTP >>> USB

putih oranye – oranye (2 kabel) >>> merah
putih hijau (1 kabel) >>> putih
hijau (1 kabel) >>> hijau
putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel) >>> hitam

TANDA >>> artinya sambungkan dengan

Dijamin dengan cara diatas, noise yang tadinya besar bisa hilang sama sekali. dan kabel USB dapat diperpanjang sampai sesuka hati(tentunya ga lebih dari 100 meter).

Selamat mencoba.... :)

Einstein, "Imagination is more important than knowledge"

by Adhicipta R. Wirawan on Thursday, February 3, 2011 at 9:42am


Buku kuliah yang digunakan di universitas di Amrik sampe di Indonesia rata-rata sama. Apalagi dgn adanya internet membuat distribusi informasi dan pengetahuan semakin rata.

Namun, pengetahuan saja tidak cukup... Stephen Covey (Leader in Me), mengungkapkan bahwa modal utama kesuksesan adalah kualitas diri dalam kepemimpinan, komunikasi, negosiasi, kesantunan serta inovasi dalam diri si pembelajar.

Yang menyedihkan adalah saat ini hampir semua pendidikan di Indonesia lebih fokus pada pengembangan otak kiri siswa. Jangan kaget jika banyak siswa yg frustasi karena di"hajar" otak kirinya. Orang tua berlomba-lomba mengkursuskan siswanya belajar, matematika, fisika, dll. Bahkan orang tua lebih bangga jika anaknya lomba pada hal2 yg berbau eksakta... Hal ini tidak menjadi masalah selama pengembangan otak kanan tidak "dikorbankan".

Einstein pernah mengungkapkan bahwa imajinasi lebih utama daripada pengetahuan... Artinya otak kanan haruslah dilatih.. Saat ini arah pendidikan di Amrik lebih menekankan pengembangan otak kanan... Beberapa waktu lalu saya melihat di acara TV VOA bahwa pemerintah Amrik meningkatkan anggaran pendidikan untuk seni, drama, musik, dll. Tapi bagaimana dengan Indonesia???

Menghasilkan inovator adalah menciptakan seseorang yang unggul baik di otak kiri dan otak kanannya. Sehingga arah pendidikan kita harus "dirampingkan" dari muatan2 eksploitasi otak kirinya dan kembali fokus pada pengembangan otak kanan.


Di Masa depan segala sesuatu yg dikerjakan dgn otak kiri akan digantikan dgn teknologi informasi. Sehingga di masa depan manusia yang unggul di otak kanan akan survive. Jangan terkejut jika beberapa profesi yang sudah bisa diotomatisasi akan hilang... bahkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligent) dapat melakukan pengambilan keputusan spt seorang dokter dan akuntan, apalagi pekerjaan setingkat buruh pabrik.


Semoga tulisan singkat ini bukan sekedar menjadi perenungan tetapi awal bagi kita semua untuk segera melakukan perubahan.

Note: tulisan ini berawal kesedihan dokter saya yg mengungkapkan bahwa bangsa ini sangat bergantung produksi obat dari LN... Indonesia adalah bangsa buruh bukan bangsa pencipta...

Pemerintah kita lebih suka mendatangkan investor daripada menciptakan inovator utk menjadi investor di negara lain..

Tuesday, February 1, 2011

Umi (Ibu tegar pemberi senyum)

kali ini postingan kedua saya tentang ibunda saya, yang kerap saya panggil umi. untuk postingan pertama tentang umi saya, silahkan ke sini.




saya tergerak untuk mengangkat cerita tenteng ibunda saya ini ketika saya dihadapkan pada pilihan sulit untuk memutuskan sesuatu. terlebih lagi ketika saya dihadapkan dalam permasalahan administrasi di bagian kampus, ya masalah finansial. sekilas saja, bukan saya bangga dengan kekurangan keluarga saya, bukan juga saya mengutuki kodisi keluarga saya, khususnya dalam segi keuangan. karena UAS akan berlangsung minggu depan, seperti biasa pihak kampus akan kembali merekap mahasiswanya yang dalam kondisi menunggak biaya semester. saya adalah salah satu pelanggan setia bagian keuangan. karena untuk Februari ini keluarga saya belum ada biaya untuk melakukan cicilan, maka saya mendapat panggilan dari bidang keuangan. dengan ancaman tidak dapat mengikuti UAS jika tidak diselesaikan permasalahannya.
dan saya putuskan di sore hari senin pada penghujung Januari untuk bertemu ibunda saya di tempatnya bekerja sekarang. hampir pukul lima, saya telah tiba didepan ibunda saya, dengan disambut senyum indahnya saya ucapkan salam. umi sedang berada di ruang istirahatnya yang berukuran kecil dengan sebuah kamar mandi dan dapur yang menyatu dengan ruang inti, serta sebuah kamar tidur yang terkunci. kamar tersebut adalah kamar kakak dari ibu umi yang kini dirawat dirumah anaknya, karena sudah memasuki masa tuanya dan sakitnya perlu perhatian ekstra.
ketika saya tiba, umi sedang duduk pada sebuah bangku kayu dengan bantalan berwarna merah, dekat pada sebuah meja yang dipenuhi oleh beberapa kantong plastik berwarna hitam. umi tersenyum, dan saya menghampirinya, mencium tangannya. seketika umi memelukku dan menghadiahiku ciuman di keningku, dan kembali memelukku. setelah beliau puas, beliau memberikan aku sebuah kursi plastik berwarna merah yang diposisikan berada di samping tempat duduknya, masih di dekat meja persegi yang menjadi satu-satunya meja di ruangan itu.
saya memang sudah lama tidak pualng ke rumah, dan saya sudah lama tidak bertemu dengan ibunda saya. cerita lengkap tentang dilema saya tentang pulang ke rumah silahkan baca di sini.



saya memulai menannyakan kabar ibunda saya, walau saya sering menghubungi umi via telepon genggam, tetapi tetap saya butuh jawaban langsung dari umi. beliau memberikan senyuman terindah beliau hingga saya merasakan teduh yang tidak akan bisa saya temukan dari senyuman seluruh orang di dunia ini. beliau terlihat bahagia dengan kedatangan saya, beliau sepertinya memiliki sebuah intuisi ibu yang sangat kuat, sehingga beliau menebak langsung permasalahan yang saya hadapi, dan beliau tahu itu. kemudian ibunda saya yang paling saya cintai ini bercerita tentang kondisi perekonomian keluarga kami yang memang sedang berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan, apalagi semenjak ayahanda kami sakit dan harus dioperasi karena usus buntunya bermasalah, yang menyebabkan beliau harus banyak istirahat dikarenakan usia yang tidak lagi muda memaksanya melewati masa penyembuhan yang cederung tergolong cukup lama. saya sangat mengerti kondisi ini, karena itulah kami para anak lelakinya bekerja keras untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri, walau niat utama adalah untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga sepenuhnya.
namun, saya sudah berada pada tingkat akhir perkuliahan, yang membuat ibunda saya semakin bersemangat untuk bekerja apa pun agar dapat membayarkan biaya kuliah saya yang tidaklah murah (mahal). beliau menginginkan seorang anaknya menjadi seorang sarjana berdiri dengan toga di depan orang ramai.
saya menyadari keadaan ekonomi keluarga tidak mendukung untuk dapat membayarkan cicilan uang kuliah, uang kontrakan, dan beberapa pihutang lainnya. oleh sebab itu saya tidak bertanya lebih banyak lagi. namun yang membuat saya terus bersemangat dalam menghadapi masa-masa sulit seperti ini adalah senyuman ibunda saya. yang dalam kondisi tersulit sekalipun beliau tetap tersenyum. dan senyumannya mampu menghancurkan dinding yang menghalangi impian dan mimpi. saya sadari di sore itu saya sebetulnya tidak membutuhkan apa pun, tidak perlu menceritakan apa pun. karena saya hanya membutuhkan senyumannya. itulah yang membawaku datang ke tempat kerja umi.


hari memang telah sangat senja, hingga mengharuskan ku kembali pada kegiatan ku untuk mencari pendapatan sendiri, oleh sebab itu saya kembali berpamitan dengan ibunda tercintaku ini, tak henti-hentinya beliau memberikan senyumannya. yang mampu meneduhkan ku berulang-ulang. ibundaku juga harus pulang ke rumah, hingga aku terpaksa menuntaskan kerinduanku sore ini. kembali mendapatkan pelukan hangat dan kecupan dikening, yang membuat saya tetap bersemangat dengan masalah yang terus saya hadapi. dibekali dengan beberapa nasehat saya berangkat, dan ibunda saya kembali berkemas untuk pulang. saya berjanji esok akan pulang.

Logo Baru G7 TI A PCR

ketika saya menemukan sebuah fakta bahwa saya selama ini kurang memaksimalkan waktu, menjadi manusia yang tidak produktif, maka saya mulai melakukan banyak hal, tanpa harus memikirkan benefitnya, karena saya yakin setiap yang kita lakukan pastinya akan mendatangkan manfaat. oleh karena itu ketika saya bermain pada forum facebook kelas saya, saya menemukan fakta bahwa kenapa tidak mulai dengan mendesign ulang logo yang selama ini telah ada. sudah terlalu lama, dan perlu penyegaran, oleh karena itu saya mulai mengerjakannya. dengan menggunakan aplikasi Sotoshop CS2, menggunakan beberapa sumber daya yang pernah digunakan sebagai bahan baku design, saya mulai bekerja. dan dalam waktu 15 menit selesai karya satu biji. :)
sudah saatnya mulai menjadi manusia produktif yang tidak selalu menadahkan tangan di bawah. mulai berkarya dari hal yang kecil. manfaatkan dan gunakan waktu seefisien dan seefektif mungkin. berikut adalah hasilnya :